Jerawat di muka memang sangat menganggu dan undang dilema pelik. Bayangkan saja, meski sudah lakukan cara mengatasi jerawat yang konon katanya paling oke ternyata kian memperparah kondisi muka. Padahal, hal mendasar yang cenderung mengeluarkan pesona fisik seseorang adalah faktor kebersihan, dan tentunya muka bruntusan bukan salah satunya. 

Ambil nafas, dan jangan buru-buru memaki penulis, atau teman yang memberi saran. Terkadang bisa jadi bukan kesalahan orang lain melainkan diri sendiri. Nah, berikut ini penyebab yang sangat mungkin memperparah kondisi jerawat:

1. Skin care kurang tepat

muka-beruntusan-2

Salah satu potensi ancaman jerawat kian parah justru terletak pada pilihan skin care. Ada banyak sekali jenis beauty product dan semuanya belum tentu cocok untuk semua orang. Bisa jadi kamu sekedar memilih berdasarkan harga dan ketenaran produk tanpa membaca fungsi ataupun kandungan pada suatu produk.

Luangkan waktu untuk mulai mempelajari setiap produk yang akan dibeli. Tidak akan makan waktu lama paling hanya beberapa menit dan yakin deh pegawai toko tidak akan mengusir kamu. Terutama untuk kamu yang punya kulit ‘suka rewel’, usahakan semua rangkaian produk memang ditujukkan untuk perawatan kulit wajah sensitif[HN1] . 

2. Sisa produk di muka

muka-beruntusan-3

Era modern memang menuntut mobilitas yang tinggi. Akibatnya, sebagian besar orang tidak ingin waktunya terbuang untuk satu kegiatan saja, termasuk merawat kulit muka. Banyak kasus menunjukkan wajah jerawatan tidak dipicu oleh pemilihan produk yang kurang tepat, melainkan bagaimana individu menggunakan produk tersebut.

Misalkan saja, kamu terburu-buru pergi kerja karena terlambat bangun atau sudah terlalu lelah untuk mencuci wajah. Bisa saja kamu asal bilas sabun cuci muka dan langsung berganti aktivitas. Padahal, sisa sabun yang tertinggal sangat mungkin mengundang kuman, bakteri, dan sebagainya untuk membentuk jerawat. 

3. Malas pakai pelembab

muka-beruntusan-4

Berbeda dengan rasa haus biasa, kulit muka tidak mampu berbicara. Satu-satunya sinyal ‘minta tolong’ yang bisa ‘diteriakkan’ hanyalah jerawat, kusam, dan beragam masalah kulit lainnya. Serupa dengan keseluruhan tubuh lainnya, kulit wajah juga perlu ‘minum’ agar terhindar dari dehidrasi.

Jangan samakan antara minum air putih biasa dengan menjaga wajah tetap segar. Berbeda dengan tubuh, kulit wajah tidak bisa menyerap air langsung hingga ke seluruh lapisan kulit. Padahal, asal tahu saja, lapisan kulit secara garis besar ada tiga, bisa dibayangkan betapa kecil kemungkinan air putih yang kamu minum bisa memenuhi kebutuhan kulit.

Pelembab sejatinya diciptakan untuk menutrisi kulit supaya tidak kekeringan. Berbeda dengan air putih biasa, kandungan dalam pelembab secara otomatis menyerap dalam kulit sehingga mampu hindarkan kulit wajah dari dehidrasi secara lebih efektif. Ingat, kulit yang terlalu kering akan kesulitan melawan segala macam bakteri dan kuman penyebab masalah kulit muka seperti jerawat[HN2] .  

4. Gonta ganti produk

muka-beruntusan-5

Kadang rasa bosan dan penasaran menghantui setiap kali kamu melihat iklan atau berita mengenai skin care terbaru. Tidak ada yang salah memiliki sifat adventurous alias tidak takut untuk mencoba hal baru tapi sebaiknya pertimbangkan pula kemampuan diri sendiri.

Ibarat kenalan, kulit wajah akan kelelahan kalau harus memahami setiap jenis produk berbeda yang dipakai dalam waktu dekat. Bukannya paras bertambah menawan, justru malah jadi bencana. Usahakan untuk tidak terlalu sering mengganti produk skin care kecuali bila memang pilihan produk yang lama tidak memberi hasil yang diinginkan.

Sumber: Beautynesia