hiperpigmentasi wajah hiperpigmentasi wajah

Yuk, Kenalan dengan Hiperpigmentasi Wajah yang Bukan Sekedar Flek Hitam

Dari berbagai survei kecantikan, salah satu masalah yang menjadi perhatian dari para perempuan Indonesia adalah hiperpigmentasi wajah dalam bentuk apapun. Hiperpigmentasi bisa diderita oleh siapa saja tanpa mengenal usia dan jenis kulit. Supaya kamu lebih paham tentang hiperpigmentasi berikut cara mencegah dan mengatasinya, yuk, simak penjelasan ini.


Yuk, Kenalan dengan Hiperpigmentasi Wajah yang Bukan Sekedar Flek Hitam

Hiperpigmentasi Wajah dan Bentuk-Bentuknya

Mungkin selama ini kamu sering mendengar istilah hiperpigmentasi digunakan untuk menjelaskan tentang flek atau noda hitam di wajah. Namun tahukah kamu apa sebenarnya hiperpigmentasi itu?

Hiperpigmentasi adalah istilah untuk area kulit yang warnanya lebih gelap daripada area sekitarnya. Penyebabnya adalah sel melanosit yang memproduksi melanin, yaitu zat pigmen yang memberi warna bagi kulit dan rambut, lebih banyak di area tersebut. Hiperpigmentasi dapat terjadi di seluruh tubuh; bentuknya berupa bintik-bintik kecil atau bercak yang berukuran besar, serta berwarna gelap sampai hitam.

Mungkin kamu menyangka hiperpigmentasi hanya berupa noda bekas jerawat, padahal ada banyak lho, bentuknya. Berdasarkan penjelasan para dokter yang dimuat di American Family Physician Journal, ada beberapa bentuk hiperpigmentasi. Namun hiperpigmentasi wajah yang paling umum ada tiga bentuk, yaitu: 

- Solar lentigo 

Bentuk hiperpigmentasi ini disebabkan oleh paparan sinar matahari yang berlebihan di kulit wajah yang tak terlindungi sunscreen. Warnanya bervariasi dari cokelat muda sampai hitam. Solar lentigo nggak punya bentuk yang spesifik, tapi bercaknya memiliki ukuran antara 1-3 cm. 

Solar lentigo disebabkan oleh paparan sinar matahari di kulit wajah yang tidak terlindungi sunscreen dalam waktu lama. Sinar UV dari matahari dapat menembus sampai ke dalam lapisan kulit, membuat produksi melanin meningkat di sana. Jika proses ini berlangsung bertahun-tahun, maka dengan perlahan, terbentuk flek hitam dari dalam sampai ke permukaan kulit.

- Hiperpigmentasi pasca inflamasi (post-inflammation hyperpigmentation)

Biasa disebut dengan PIH, penyebab hiperpigmentasi pada wajah ini adalah peradangan/inflamasi di kulit akibat jerawat, eksim, luka, atau gigitan serangga. Saat peradangan sudah reda, area kulit wajah yang meradang berubah warna menjadi lebih gelap dibanding kulit sekitarnya. Noda bekas jerawat adalah salah satu bentuk PIH.

- Melasma

Adalah hiperpigmentasi wajah yang disebabkan oleh perubahan hormon. Ciri dari melasma adalah bentuknya yang jelas dengan warna variatif dari cokelat muda, cokelat tua, dan abu-abu tua, serta ukurannya agak besar. Ibu hamil biasanya menderita melasma, begitu juga orang yang mengalami perubahan hormon, misalnya yang menggunakan kontrasepsi, rentan mengalami stres, dan yang rutin mengonsumsi obat yang berpengaruh ke hormon. 

Orang yang berkulit medium sampai gelap cenderung rentan mengalami hiperpigmentasi karena memiliki sel melanosit yang aktif memproduksi melanin. Namun untuk bentuk hiperpigmentasi solar lentigo, juga bisa lho, diderita oleh orang yang berkulit pucat dan putih. Karena itu, orang Indonesia rentan mengalami hiperpigmentasi, apalagi iklim tropis membuat kulit jadi sering terpapar sinar matahari.

Cara Menghilangkan Hiperpigmentasi di Wajah

Biasanya hiperpigmentasi nggak akan membuatmu merasa sakit, tapi memang akan mengganggu penampilan karena flek-flek hitam membuat kulit wajah terlihat belang dan kusam. Nggak heran kalau berbagai cara dilakukan untuk mencoba menghilangkan hiperpigmentasi wajah agar kulit wajah kembali cerah merata, segar, dan mulus. 

Terapi di klinik kecantikan menjadi cara yang sering dipilih untuk mengatasi hiperpigmentasi wajah karena memberi hasil yang cepat, bisa berupa terapi laser, IPL (intense pulse light), chemical peeling, serta mikrodermabrasi. Dokter kulit akan terlebih dahulu menganalisa hiperpigmentasi di kulit wajahmu untuk menentukan terapi yang tepat. Namun untuk terapi-terapi ini, kamu harus mengeluarkan biaya yang besar, apalagi jika terapi yang dilakukan tidak cukup hanya 1-2 kali saja.

Kamu juga bisa kok, menggunakan produk skincare untuk membantu menghilangkan flek-flek hitam di wajah akibat hiperpigmentasi. Tentu saja, hasil yang diberikan tidak instan seperti terapi laser. Namun jika kamu rutin menggunakannya, maka hiperpigmentasi wajah secara bertahap akan memudar dan akhirnya benar-benar hilang!

Bahan Aktif untuk Bantu Menghilangkan Hiperpigmentasi 

Para dokter kulit menyebutkan bahwa hiperpigmentasi kulit wajah bisa diatasi dengan bantuan produk-produk yang mengandung bahan aktif yang mencerahkan kulit. Beberapa bahan aktif yang disarankan adalah:

- Vitamin C. Karena merupakan antioksidan, Vitamin C membantu mengurangi terjadinya proses oksidasi dalam pembentukan melanin. Vitamin C dapat digunakan sendiri atau bersama bahan aktif lain yang juga mencerahkan kulit. 

- Niacinamide. Merupakan salah satu bentuk dari Vitamin B3, niacinamide membantu mengatasi hiperpigmentasi dengan cara menghalangi interaksi antar sel di kulit untuk mencegah terbentuknya melanin, serta mencegah agar melanin tidak berpindah dari sel melanosit ke sel-sel kulit lainnya. Di produk-produk skincare pencerah kulit, niacinamide biasa dipadukan dengan Vitamin C. 

Garnier Bright Complete 3%  Vitamin C Ampoule Serum, Samarkan Hiperpigmentasi Wajah dengan Cepat!

Nggak perlu bingung memilih produk skincare untuk menghilangkan hiperpigmentasi di wajahmu. Sekarang sudah hadir Garnier Bright Complete 3% Vitamin C Ampoule Serum! Ampoule serum dengan kandungan 3% Vitamin C dan niacinamide turunan dari bahan alami (Vegan friendly) yang sustainable dapat membantumu mengatasi masalah hiperpigmentasi serta masalah penggelapan kulit wajah lainnya seperti bintik hitam, kulit belang, kulit kusam, dan lingkaran hitam di mata. 

Karena kandungan bahan aktifnya ampuh dalam mengatasi hiperpigmentasi, maka Garnier Bright Complete 3% Vitamin C Ampoule Serum dapat bekerja dengan cepat untuk memberi hasil yang diharapkan. Bayangkan saja, setelah pemakaian selama enam hari, ampoule ini terbukti klinis mengurangi hiperpigmentasi sebesar 39%, bintik hitam sebesar 34%, kulit belang dan bercak hitam sebesar 32%, dan lingkaran hitam di mata sebesar 38%. Dengan pemakaian rutin dan lebih lama, hasilnya akan menjadi jauh lebih baik. 

Untuk hasil optimal, kamu bisa gunakan Garnier Bright Complete Vitamin C Ampoule Serum dengan rangkaian produk Garnier Bright Complete lainnya. Gunakan di wajah yang sudah dibersihkan menggunakan Garnier Bright Complete Brightening Face Wash atau Garnier Bright Complete Anti Acne Facial Wash, lalu lanjutkan dengan aplikasi Garnier Bright Complete Vitamin C 30X Booster Serum dan Garnier Bright Complete Serum Cream SPF 36 PA +++ pada pagi-siang hari atau Garnier Bright Complete Vitamin C Yoghurt Sleeping Mask  pada malam hari. Jangan lupa juga untuk menggunakan sunscreen di pagi hari sekalipun kamu tidak keluar rumah ya!

Masalah hiperpigmentasi wajahmu langsung teratasi deh, menggunakan Garnier Bright Complete Vitamin C Ampoule Serum! Dapatkan produk terbaru dari Garnier ini di official website Garnier Indonesia, atau official store Garnier Indonesia yang ada di marketplace/e-commerce terkemuka. Kamu juga bisa membelinya langsung di drugstore, toko kosmetik, supermarket, dan mini market terdekat.